MALANG – Perkembangan pesat information technology (IT) tampaknya belum diikuti dengan kemampuan sumber daya manusia (SDM). Di bidang pendidikan misalnya, masih banyak guru yang buta IT. Berangkat dari kondisi itu, lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas Elang Nusantara (Unenus) menggembleng para guru.
Sasaran pertama, kampus ini merangkul semua guru di bawah Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Jatim. Pelatihan itu dilakukan di dua tempat. Yakni, di kampus Unenus dan laboratorium komputer YPK.
Koordinator LPPM Unenus Subari SKom mengatakan, untuk tahap dasar, para guru dibekali microsoft office dan internet. “Kami melibatkan dosen-dosen yang telah mengantongi sertifikasi Microsoft DAT program,” ungkapnya.
Secara rinci, kata Subari, program microsoft office tersebut, bisa dimanfaatkan untuk pengetikan dokumen, membuat tabel, grafik, internet, dan multimedia. Pelatihan tersebut diadakan untuk para guru sekolah menengah yang telah melakukan kesepakatan dalam kerjasama. Program itu terbuka bagi sekolah mana saja.
Dihubungi terpisah, Kabid Dikmen Diknas Kota Malang Drs Sugiharto mengungkapkan, pelatihan semacam ini diharapkan bisa dikembangkan berkelanjutan. Tentunya, harus sesuai dengan tren IT. “Di kalangan guru, kemampuan penguasaan teknolgi bisa mempermudah dan memperlancar proses belajar mengajar,” tandasnya. (jawapos)
DIarsipkan di bawah: Seputar Malang