Mengaku Kasatreskoba Minta Uang Tebusan

KLOJEN – Mengaku sebagai Kasatreskoba Polresta Malang AKP Sunaryo, seorang penelepon gelap berusaha menipu keluarga Agung Yanuar Nugroho,24, tersangka kasus sabu-sabu (SS) yang ditangkap Satreskoba Polresta Malang.

Penelepon itu meminta keluarga Agung menyerahkan uang tebusan Rp 10 juta untuk mengeluarkan tersangka. Usaha penipuan ini gagal setelah keluarga Agung datang langsung ke Mapolresta Malang.
Menurut kerabat Agung bernama Didik, keluarganya mendapatkan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai kasat reskoba pada Selasa (13/11). “Penelepon meminta kami memberikan uang tebusan sebesar Rp 15 juta untuk kasus Agung Yanuar Nugroho,” ujarnya, Rabu (14/11).
Dalam pembicaraan itu Didik sempat bernegosiasi dengan penelepon kalau keluarganya tidak bisa memenuhinya. Dari negosiasi yang dilakukan didapat kesepakatan hanya diminta menyerahkan uang Rp 10 juta serta ditransfer ke rekening BCA atas nama Winda Rusliana.

Hanya saja Didik tidak memenuhi permintaan penelepon serta memilih menyerahkan langsung uang Rp 10 juta yang dibungkus tas kresek ke Mapolresta Malang.
Tentu saja kedatangan Didik di Satreskoba Polresta Malang membuat AKP Sunaryo kaget sekaligus geram. Sunaryo kemudian menelepon balik nomor si penelepon gelap, tetapi telepon itu tidak diangkat.
Menurut Sunaryo, upaya penipuan itu merupakan pelajaran bagi masyarakat supaya lebih waspada jika mendapatkan telepon gelap. “Apalagi jika pelepon itu meminta uang dengan mengaku sebagai pajabat kepolisian, pemerintah, bahkan instansi swasta,” ingatnya.(surya)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: