Rohanda Fokus Belakang

MALANG – Buruknya penampilan Persema dalam laga away melawan Pelita Jaya menjadi bahan evaluasi Rohanda. Dia menegaskan harus segera berbenah jika tak ingin gagal lagi dalam dua partai tandang ke markas PSDS Deli Serdang dan Persiraja Banda Aceh.

Fokus Rohanda terutama diarahkan untuk lini belakang. Ketika dikalahkan Pelita Jaya 1-0 di Purwakarta, pertahanan Persema cukup kacau. Meski menerapkan skema superdefensif 5-3-2 plus bantuan dua gelandang bertahan, pertahanan Persema mudah ditembus. Itu karena buruknya koordinasi yang dibangun para defender. Sepertinya pemain bertahan miskin komunikasi sehingga sering lawan tak terkawal dan membahayakan gawang Persema.

“Di Purwakarta, permainan bertahan kami monoton. Kurang ada variasi. Itu yang membuat Pelita bisa membaca permainan kami dan lebih mendominasi pertandingan,” ujar Rohanda.

Menurut Rohanda, para pemain belakang banyak memainkan bola-bola di daerahnya sendiri. Hal inilah yang menguntungkan lawan untuk merangsek ke depan. “Kami masih menyisakan waktu sekitar 20 hari sebelum menghadapi PSDS. Waktu yang cukup panjang ini akan saya maksimalkan untuk membenahi tim. Utamanya soal koordinasi,” ungkapnya.(jawapos)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: