Aremania Terancam tanpa Wakil

MALANG – Keputusan manajemen Arema mengembalikan surat undangan dari Pengda PSSI Jatim terkait dengan konsolidasi suporter pada Piala Gubernur (PG) VII membawa dampak. Yakni terancamnya ketiadaan wakil Aremania dalam pertemuan antara suporter yang direncanakan akan digelar pada pagi ini (30/4) di Graha Pagesangan, Surabaya.

Surat dari Pengda PSSI dikembalikan manajemen karena dianggap tidak relevan. Sebab dalam undangan yang dikirimkan ke kantor Arema Jalan Panderman melalui faksimil itu ditujukan kepada ketua kelompok suporter Aremania.

Karena di Aremania tidak ada ketuanya, maka surat undangan itu dikembalikan lagi kepada pengda. Padahal yang diminta manajemen cukup sederhana. Yakni pengda hanya diminta untuk menjelaskan identitas Aremania yang diundang.”Undangan itu sudah dikirimkan lagi ke pengda Senin (28/4) lalu. Namun hingga kini (kemarin) belum ada tanggapan dari pengda,” ucap Muhammad Taufan, asisten manajer Arema kemarin.

Sikap manajemen Arema yang mengembalikan undangan mendapatkan reaksi beragam dari Aremania. “Surat undangan dikembalikan atau tidak terserah manajemen. Buat apa bicara kalau manajemen tidak pernah mengajak bicara,” kata Slamet, Aremania korwil Tongan.

Menurutnya, langkah yang dilakukan pengda dengan mengundang suporter peserta PG merupakan cara yang baik. Sebab, bisa jadi dengan adanya konsolidasi, hubungan suporter yang panas antarklub di Jatim bisa membaik.

Namun, karena adanya kesalahan teknis dalam undangan, maka undangan kepada Aremania tidak sampai. “Aremania memang tidak mempunyai ketua. Tapi, biasanya setiap kali ada undangan, manajemen selalu menyampaikan dan mensosialisasikan kepada perwakilan Aremania,” lanjut Slamet.

Setelah undangan disampaikan ke perwakilan Aremania, nantinya biar Aremania yang memutuskan siapa yang akan berangkat mewakili Aremania. “Seharusnya, undangan itu tidak perlu dikembalikan. Kalau sudah seperti ini, tidak ada perwakilan Aremania di Surabaya,” sambungnya.

Surtato, korwil Bululawang menambahkan, Aremania memang tidak berorganisasi sehingga tidak mempunyai ketua. Namun, bukan berarti kesalahan undangan yang bersifat teknis tersebut itu disikapi dengan pengembalian undangan. “Berikan saja surat undangan itu kepada Aremania, biar Aremania yang menentukan wakilnya untuk berangkat. Asalkan semuanya transparan, Aremania yang lainnya akan manut,” jelas Surtato. (jawapos)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: