Dishub Minta Pertanggungjawaban Pelaksana Proyek

Rabu, 01 September 2010 17:26
MALANG– Menjelang Lebaran, masih saja ada lampu lalu lintas rusak yang dapat mengganggu arus lalu lintas. Seperti yang terjadi di perempatan Jalan Kaliurang, tiba-tiba semua lampu lalu lintas mati. Anggota Satlantas Polres Malang Kota turun mengatur arus dan menutup sementara perempatan Jalan Kaliurang dengan membentangkan tali di tengah perempatan.
Kendaraan dari Jalan Kaliurang yang akan menyebrang ke Jalan WR Supratman atau jalan Jaksa Agung Suprapto harus belok ke utara terlebih dulu, baru masuk ke Jalan Letjen Sutoyo. Begitu juga dari arah Jalan WR Supratman harus ke selatan dan masuk ke utara lewat Jalan Jaksa Agung Suprapto untuk bisa ke Jalan Kaliurang. Akibatnya terjadi penumpukan kendaraan yang akan mutar ke arah utara di samping sekolah Cor Jesu.
“Penutupan itu karena ada kabel lampu lalu lintas yang putus. Akibatnya semua lampu lalu lintas di perempatan Kaliurang mati dan untuk sementara dilakukan penutupan perempatan untuk memperlancar arus lalu lintas,” kata Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang H.M. Yusuf kepada Malang Post, kemarin.
Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, putusnya kabel lampu lalu lintas itu karena terkena galian saluran yang dilakukan di Jalan Letjen Sutoyo. Kabel yang tertanam di bawah tanah ikut tersangkut alat berat yang digunakan untuk menggali saluran.
Karena tersangkut alat galian saluran, dia meminta agar pelaksana proyek galian saluran dapat bertanggung jawab untuk melakukan perbaikannya. Hal itu tengah dikoordinasikan dengan pelaksana proyek terkait tanggung jawab perbaikan kabel bawah tanah yang tersangkut alat galian saluran. Pelaksana proyek itu harus bertanggungjawab terhadap kerusakan itu, meskipun hal itu dilakukan tidak sengaja.
“Staf kami di bidang lalu lintas sudah melakukan kordinasi dengan pelaksana proyek untuk perbaikan kabel bawah tanah yang rusak. Kami menyadari proyek itu dibutuhkan masyarakat untuk saluran air, tapi tidak harus mengganggu pelayanan publik lainnya,” ungkapnya. Kabag Humas Pemkot Malang itu berharap kerusakan dapat diperbaiki kembali secepatnya karena sangat dibutuhkan untuk pengaturan arus lalu lintas. “Harus segera dilakukan perbaikan lampu lintas, jangan sampai menunggu lama sampai mengganggu arus lalu lintas. Apalagi dipertigaan Kaliurang termasuk kawasan padat kendaraan,” tandasnya.

Tes Urin Sopir Kendaraan
Sementara itu, mengantisipasi terjadinya kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1431 H, Dinas Perhubungan Kota Malang merencanakan untuk mengadakan tes urin bagi sopir kendaraan umum terutama untuk awak Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Tes urin akan dilangsungkan dengan sejumlah instansi terkait seperti Polres Malang Kota, Badan Narkotika Nasional dan Dinas Kesehatan.
Yusuf mengatakan rencana ini akan digodok bersama instansi terkait dan direncanakan berlangsung menjelang lebaran dan sesudah lebaran nanti. Dishub mendata ada sekitar 50 armada bus AKAP dan sebanyak 1.527 bus AKDP di wilayah Kota Malang. Biaya untuk tes urine masing-masing awak bus diperkirakan berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 60.000. ” Kami belum memastikan tes urine ini adalah tes urine mandiri atau tidak. Idealnya memang anggaran ditanggung oleh Pemkot,” kata Yusuf.
Sasaran tes urin memang ditujukan pada sopir-sopir bus yang cenderung bekerja tidak kenal waktu. Umumnya mereka mengkonsumsi obat penambah tenaga untuk membantu mereka tetap bisa bekerja dan tidak mengantuk selama di jalan. ”Imbasnya ternyata buruk bagi kesehatan. Bila pengaruh obat itu telah habis sering berpengaruh pada hilangnya kemampuan untuk mengendalikan diri,” ujar Yusuf. (aim/pit/mar)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: